sucks.fucked.holyshit
*9.48 PM*
gue cuma bisa merenung ngebaca cerita orang orang. mereka kayanya sangat bahagia dengan hidupnya. bahagia dengan hari harinya. bahagia menjalani setiap waktunya. setiap hari, kayanya ada aja yang mereka syukurin. ada aja yang kejutan yang mereka temuin.
sama dengan kehidupan gue setahun lalu.saat setiap harinya gue selalu menemukan kejutan kejuatan yang bikin hari gue jadi special. saat gue menemukan hal hal bahagia yang gue dapet dimanapun gue berdiri. dari manapun gue ngeliat. dan kapanpun gue mau. semua tulisan gue penuh kebahagiaan. gue ketawa. gue senyum. dan itu semua asli. bukan pura pura kaya sekarang. semua hal gue ceritain ke temen temen gue, ke sahabat gue. dan emang semua hal itu berupa kesenangan gue.
gue kangen saat saat itu.
gue kangen kehidupan gue yang lama.
gue kangen setahun lalu.
gue kangen diri gue yang lama.
gue bukan siapa2 sekarang. seorang denis juga bukan. orang orang cuma tau gue adalah denis. yang setiap hari mereka temuin, yang setiap hari mereka liat, yang setiap hari mereka ajak bercanda dan seneng2. mereka ngga tau gue bukan lagi gue yang dulu. yang bisa ketawa dengan lepas tanpa beban masalah. yang bisa ngga perduli sama masalah masalah gue.
gue cuma orang desperate yang ngga bisa apa apa. gue cuma loser sejati yang ngga mau usaha. gue cuma si bego yang ngga bisa lepas dari masa lalu.
ya. gue loser.
kenapa dia bisa sedangkan gue ngga? dia bisa ngelupain gue, tapi kenapa gue ngga? dia bisa ngeganti semua dengan yang baru, kenapa gue ngga? dia bisa lepas dari semuanya, kenapa gue ngga?
gue masih kaya orang bego. gue masih terus terusan terpuruk. padahal gue udah janji sama mereka buat moving on. gue udah ngomong ke diri gue supaya bisa berusaha buat lepas dari semuanya. tapi susah. setiap pagi gue masih berharap supaya dia nyapa gue kaya biasanya. setiap siang gue selalu berharap gue bakal ngobrol sama dia kaya dulu lagi.setiap sore gue cuma bisa menghayal bisa bercanda bercanda kaya dulu lagi. dan malemnya sebelom tidur, gue berharap dia ngucapin selamat tisur ke gue. gue kehilangan banget semua itu. gue kangen semua itu.
dia pernah nanya. apa gue kesepian?
gue jawab jujur. ya, gue kesepian
dan dia bilang. kenapa gue kesepian, kan ada temen temen gue.
gue jawab, sekali lagi dengan jujur. sepinya beda.
dan iya, gue kesepian. banget.
everyday and everynight is getting longer.
i feel the loneliness.
i'm dying to face it.
jujur, gue sama sekali ngga siap dengan ini semua. gue ga punya persiapan buat ngadepin ini. gue buntu. gaada apa apa. gue bener2 kehilangan semua hal yang dulu dia kasih ke gue. dan kehilangan dia. jujur gue masih butuh itu semua.
i'm tired of this love-game.i just wanna runaway. i wanna leave all these things. leave this life. leave this place. i'm too sick of these things. it sucks. life sucks. love fucked. and my feeling, is totally cursed.
oh, holly shit. i shed the tears again. i thought it's already dry.
gue cuma bisa merenung ngebaca cerita orang orang. mereka kayanya sangat bahagia dengan hidupnya. bahagia dengan hari harinya. bahagia menjalani setiap waktunya. setiap hari, kayanya ada aja yang mereka syukurin. ada aja yang kejutan yang mereka temuin.
sama dengan kehidupan gue setahun lalu.saat setiap harinya gue selalu menemukan kejutan kejuatan yang bikin hari gue jadi special. saat gue menemukan hal hal bahagia yang gue dapet dimanapun gue berdiri. dari manapun gue ngeliat. dan kapanpun gue mau. semua tulisan gue penuh kebahagiaan. gue ketawa. gue senyum. dan itu semua asli. bukan pura pura kaya sekarang. semua hal gue ceritain ke temen temen gue, ke sahabat gue. dan emang semua hal itu berupa kesenangan gue.
gue kangen saat saat itu.
gue kangen kehidupan gue yang lama.
gue kangen setahun lalu.
gue kangen diri gue yang lama.
gue bukan siapa2 sekarang. seorang denis juga bukan. orang orang cuma tau gue adalah denis. yang setiap hari mereka temuin, yang setiap hari mereka liat, yang setiap hari mereka ajak bercanda dan seneng2. mereka ngga tau gue bukan lagi gue yang dulu. yang bisa ketawa dengan lepas tanpa beban masalah. yang bisa ngga perduli sama masalah masalah gue.
gue cuma orang desperate yang ngga bisa apa apa. gue cuma loser sejati yang ngga mau usaha. gue cuma si bego yang ngga bisa lepas dari masa lalu.
ya. gue loser.
kenapa dia bisa sedangkan gue ngga? dia bisa ngelupain gue, tapi kenapa gue ngga? dia bisa ngeganti semua dengan yang baru, kenapa gue ngga? dia bisa lepas dari semuanya, kenapa gue ngga?
gue masih kaya orang bego. gue masih terus terusan terpuruk. padahal gue udah janji sama mereka buat moving on. gue udah ngomong ke diri gue supaya bisa berusaha buat lepas dari semuanya. tapi susah. setiap pagi gue masih berharap supaya dia nyapa gue kaya biasanya. setiap siang gue selalu berharap gue bakal ngobrol sama dia kaya dulu lagi.setiap sore gue cuma bisa menghayal bisa bercanda bercanda kaya dulu lagi. dan malemnya sebelom tidur, gue berharap dia ngucapin selamat tisur ke gue. gue kehilangan banget semua itu. gue kangen semua itu.
dia pernah nanya. apa gue kesepian?
gue jawab jujur. ya, gue kesepian
dan dia bilang. kenapa gue kesepian, kan ada temen temen gue.
gue jawab, sekali lagi dengan jujur. sepinya beda.
dan iya, gue kesepian. banget.
everyday and everynight is getting longer.
i feel the loneliness.
i'm dying to face it.
jujur, gue sama sekali ngga siap dengan ini semua. gue ga punya persiapan buat ngadepin ini. gue buntu. gaada apa apa. gue bener2 kehilangan semua hal yang dulu dia kasih ke gue. dan kehilangan dia. jujur gue masih butuh itu semua.
i'm tired of this love-game.i just wanna runaway. i wanna leave all these things. leave this life. leave this place. i'm too sick of these things. it sucks. life sucks. love fucked. and my feeling, is totally cursed.
oh, holly shit. i shed the tears again. i thought it's already dry.
Labels: life


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home