fake it. hide it.

fake it, hide it,keep your mouth shut, tell the lies

My Photo
Name:
Location: inside the big blue box

i am a forest and a night of dark trees. but he who is not afraid of my darkness will find banks full of roses under my cypresses. -- Nietzche

Sunday, September 20, 2009

The Best Part of Believe is the Lie

oke, gue putusin buat memulai cerita baru. baru dapet story line, dan gue rasa bisa sampe ending. well, enjoy !

---


"... jadi gitu dear. kira kira gue harus gimana ya? "
" hmm, just like what i've told you before. lakuin aja manjur kok. "
" hm, oke gue lakuin deh. moga moga beneran lancar ya. "
" sip. "
" thanks dear, gue percaya deh kalo curhat sama lo. "
" haha, dasar. "
" lo curhat aja sama gue kalo ada apa apa, gue bisa dipercaya kok. "
" haha, iya nanti. "
" oke, byeeee "
*klik*

percaya?

gue udah berhenti mempercayai orangsejak mata gue terbuka. sejak gue kenal betapa kejamnya kenyataan. betapa sakitnya dobohongin dan ditusuk dari belakang. semenjak hal itu, gue ngga akan percayakepada siapapun kecuali insting gue dan satu buku jurnal gue. karna gue yakin insting gue ngga pernah salah. dan buku itu satu satunya tempat gue untuk memaki mereka.

mereka?

ya, mereka. orang orang yang gue temui di masa sekarang. yang setiap harinya selalu gue tipu dengan kata kata manis dan senyum ramah gue. yang cuma bisa bilang "trust me, i'm on your side." tanpa bisa dibuktikan. tepatnya gue yang ngga mau membuktikan.
ditambah orang orang lainnya yang ngga pernah lagi gue temui. yang ada di masa lalu gue. yang ngga pernah jelas gimana keadaannya sekarang. mereka yang pertama kali menghianati gue, yang pertama kali mengajarka gue untuk menutup kebohongan dengan kebohongan selanjutnya, begitu seterusnya sampai kebohongan awal terlupakan. itulah yang diajarkan kepada anak mereka. entah siapa gue ini di mata mereka. anak kandung? anak asuh? anak pungut? atau anak haram sekalipun? gue ngga perduli.

yang harus gue pikirin setiap hari hanya gimana gue bisa menghadap orang orang yang gue temui setiap hari. gimana menjawab omong kosong dengan bohong belaka.

---

oh ya, gue Lyla Anderson. gue kuliah di salah satu universitas yang ngga terkenal di chicago, illinois. yah, ini juga cuma buat formalitas kok. buat keperluan band gue juga sebenernya. ya, gue lebih concern di kerjaan gue. sebagai vokalis di band gue, The Failed Suicidal. gue bentuk band ini beberapa tahun lalu bareng sahabat, eh.. errr. temen temen gue. gue ga percaya apa yang dinamakan sahabat. i had one, and he left me. band gue cukup terkenal di negara bagian gue. dan tentunya di myspace. banyak fans yang bilang mereka suka lirik dan petikan gitar di lagu lagu TFS. jelas, gue lah songwriternya. semua lagu yang gue tulis selalu berdasarkan kisah nyata gue. plus petika gitar Rick, orang yang gue temuin di toko kelontong waktu itu.

cukup soal kerjaan gue, gue mau ngecek myspace TFS dulu..

---

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home